Rencana klub Eredivisie Belanda PSV Eindhoven menggelar pertandingan persahabatan melawan Indonesia Selection dan Jakarta Selection pada 9 dan 12 Januari nanti terpaksa dibatalkan.
Rencananya, salah tim papan atas Belanda itu akan melakukan dua pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta. Namun kekisruhan yang melanda persepakbolaan nasional terkait dualisme kompetisi membuat promotor Suajana Media Sdn Bhd membatalkan kedatangan PSV.
Dalam rilisnya yang diterima GOAL.com Indonesia, pihak promotor menyatakan, pembatalan itu disebabkan tidak bisa tampilnya para pemain papan atas Indonesia di pertandingan nanti.
Seperti diketahui, berdasarkan surat FIFA dan AFC, serta pernyataan ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein, pemain yang tampil di Superliga Indonesia (ISL) tidak diperkenankan memperkuat tim nasional, termasuk dalam laga persahabatan.
Berdasar keterangan yang dihimpun GOAL.com Indonesia, pihak Saujana Media mewajibkan kepada PSSI agar Bambang Pamungkas dan pemain top lainnya tampil dalam dua laga uji coba melawan PSV.
“Krisis yang terjadi di tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), dan tidak bisa tampilnya pemain papan atas membuat kami menilai tidak ada tim yang kredibel untuk pertandingan ini,” demikian pernyataan Saujana Media.
“Sungguh disayangkan. Di saat kami menjanjikan pemain terbaik seperti yang tercantum dalam kontrak, tapi tidak bisa dipenuhi PSSI di sisi lain.”
“Kami juga menginformasikan, kami tak bisa menurunkan tim Jakarta Selection sesuai pilihan kami. Kami juga tidak menyiapkan tim cadangan.”
“Bila kami tetap melanjutkan menggelar pertandingan ini, maka akan berisiko dari sisi keuangan, dan kami tidak mau menderita kerugian besar. Kami tidak terlalu yakin penjualan tiket akan bisa menutupi biaya mendatangkan PSV ke Jakarta.”
“Promotor juga tidak bisa meyakinkan para calon sponsor mengenai kredibilitas kegiatan ini tanpa menurunkan pemain papan atas Indonesia.”
Ditambahkan, pembatalan pertandingan ini akan memberikan dampak terhadap serius bagi persepakbolaan Indonesia. Tim-tim Eropa bakal berpandangan skeptis sebelum bermain di Indonesia, dan penyelenggara menganggap risiko terlalu tinggi terhadap kisruh di PSSI.
Jakarta yang akan menjadi tujuan klub-klub Eropa di masa mendatang berada dalam posisi tidak menentu.
“Pembatalan ini juga akan memberi pengaruh terhadap pemain muda Indonesia untuk mendapat kesempatan bermain melawan pemain kelas dunia,” tambah Saujana Media.
“Kami menyampaikan permintaan maaf kepada puluhan ribu fans Indonesia yang ingin menyaksikan pemain kelas atas dunia di pergantian tahun.”
source

Tidak ada komentar:
Posting Komentar