Grup Bakrie yang menjadi pemilik klub Liga Utama Australia (A-League) Brisbane Roar ingin menambah kepemilikan saham mereka menjadi 90 persen, dan mengakhiri peranan federasi sepakbola Australia (FFA) di klub tersebut.
Walau Grup Bakrie telah diumumkan sebagai pemilik saham terbesar pada Oktober lalu, kesepakatan itu belum diratifikasi secara resmi. Tapi pengumuman terbaru akan dilakukan dalam waktu dekat.
Suratkabar Courier-Mail mengungkapkan, hal itu menjadi alasan penundaan Grup Bakrie memperbesar kepemilikan klub.
Saat ini, komposisi kepemilikan Brisbane dibagi dua, yakni 70 persen dikuasai Grup Bakrie, dan 30 persen milik FFA. Kini Grup Bakrie ingin menambah 20 persen kepemilikan saham.
Sedangkan sisanya akan dibeli seorang pengusaha asal Queensland yang namanya masih dirahasiakan. Diperkirakan, pengumuman akan dilakukan pada bulan depan.
Wakil presiden Grup Bakrie dan direktur Brisbane Chris Fong mengatakan, perusahaan itu berubah pikiran setelah awalnya meminta FFA mempertahankan setidaknya 10 persen saham di klub.
source

Tidak ada komentar:
Posting Komentar