Tren bermain agresif yang diperagakan Sriwijaya FC di gelaran Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12 mengantar ke puncak klasemen sementara. Sayangnya, itu dibarengi dengan hilangnya banyak pilar dengan beragam alasan.
Seusai membantai Persiba Balikpapan dengan skor 5-1 di Gelora Bumi Sriwijaya, Jaka Baring, Minggu 15 Januari 2012, SFC harus kehilangan banyak pemainnya. Pekerjaan untuk berada di level puncak ISL semakin berat bagi Laskar Wong Kito.
Apalagi, Sriwijaya akan menjalani Tur Papua. Hilton Moreira cs akan melakoni pertandingan berat ke kandang Persiwa Wamena pada 24 Januari 2012 dan menantang Persipura Jayapura pada 28 Januari 2012.
Pelatih SFC, Kashartadi cemas ketika mendapati Ponaryo Astaman mengalami cedera engkel saat membantai Persiba. Kapten Laskar Wong Kito itu pun langsung diamankan, digantikan dengan Syamsul Chaerudin.
"Kondisi Ponaryo cukup mengkhawatirkan, tapi cederanya tidak terlalu parah. Dan mudah-mudahan bisa segera sembuh," jelas Kashartadi.
Kashartadi terus memantau kondisi mantan gelandang tim nasional Indonesia ini. Sebab,peran Ponaryo sangat vital di lini sentral SFC hingga dalam beberapa laga selalu mampu mengangkat moral tim.
"Jika memang nantinya kondisi Ponaryo cukup parah, saya harus mencari solusi. Tim medis terus memantau kondisinya," lanjut Kas.
SFC dipastikan akan kehilangan pilar tangguh di lini belakang yakni Thierry Gathuessi serta gelandang pengangkut air Lim Jun-sik karena akumulasi kartu kuning. Namun, Kas mencoba tetap tenang jika timnya harus tampil tanpa tiga pemain utamanya itu.
"Kita dipastikan tanpa Lim dan Thierry dalam pertandingan nanti, sedangkan Ponaryo pun masih tanda tanya. Akan ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan diperbaiki," jelas Kas.
Tanpa Thierry di lini belakang, SFC diprediksi akan kesulitan menghadapi Persiwa. Begitu pun di lini tengah akan kehilangan tenaga tanpa kehadiran Lim, apalagi jika Ponaryo harus absen.
"SFC seperti kehilangan separuh kekuatan, tapi saya yakin semuanya bisa diatasi dan akan ada solusi. Kami akan memaksimalkan pemain yang ada karena semua kemampuan pemain kami merata," ucap Kas.
Beruntung, SFC masih memiliki waktu 2 pekan untuk melakukan perubahan strategi pada tur Papua nanti. Yang jelas, baik Lim maupun Thierry tetap akan dibawa ke Papua lantaran keduanya hanya satu kali absen dan bisa bertanding kembali menghadapi Persipura pada 28 Januari 2012. Laporan: Rasyid Irfandy | Palembang
sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar