Pengalaman buruk Liga Champions 2005/06 diyakini Darren Fletcher dapat menjadi pelajaran berharga bagi Manchester United agar tak terulang lagi di musim ini.
Pada edisi tersebut, Setan Merah takluk di matchday terakhir Grup D kontra Benfica sehingga gagal melaju
ke babak selanjutnya. Bahkan kekalahan 2-1 itu juga memastikan United sebagai tim beringkat bontot dan tak mendapat 'hadiah hiburan' ke 32 besar Liga Europa.
Musim ini, skuad Sir Alex Ferguson dihadapkan pada kondisi serupa. Belum mengamankan jatah fase knock-out hingga laga pamungkas, United harus bersua FC Basel yang juga masih berpeluang lolos, Rabu (7/12) malam.
Hasil imbang sebenarnya akan cukup buat The Red Devils, namun Fletcher menegaskan timnya akan menyambangi St. Jakob-Park dengan target kemenangan.
"Kami pernah memiliki pengalaman kurang baik ketika diharuskan melakoni partai menentukan di laga terakhir," ucap gelandang Skotlandia itu kepada wartawan.
"Kami akan berusaha mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut dan memastikannya tak terjadi lagi."
"Beberapa pemain yang merasakan kekecewaan malam itu masih berada dalam skuad sekarang. Kami akan berusaha mengingatkan hal itu kepada pemain-pemain lainnya."
“Perbedaannya adalah sekarang kami tahu betapa buruknya perasaan yang dihasilkan ketika terakhir kali itu terjadi. Tapi kini kami fokus meraih hasil positif seperti yang senantiasa kami lakukan, dan kami akan pergi ke sana untuk memenangkan pertandingan."
“Saya yakin apabila kami menyuguhkan performa sesuai level yang kami miliki, kami akan mendapatkan hasil yang diperlukan," tegasnya.
Dengan koleksi sembilan angka dari lima pertandingan Grup C, United saat ini menempati peringkat kedua, unggul satu poin dari Basel.
sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar